Kala hati hendak mengungkap satu rasa

Kala lidah menghentak hendak bicara

Mata terpejam sejenak mencari siapa

Makhluk bersahaja pendengar setia

Bagai ditelan angin hilang tak bernafas

Enyah tanpa arah tujuan jelas

Tanpa jejak tanpa bekas

Kembali diriku sendiri menyambut nahas

 

Oh.. bila hati ini bersuara

Dan tiada siapa duduk diam demi diriku bicara

Selayaknya diriku pergi ke selatan lalu utara

Sampai saatnya nanti diriku akan berjumpa

Satu batu tanpa nama temanku paling setia

Ketika hanya letih yang tersisa

Sedang bulir-bulir keringat kutelan demi dahaga

Berdua diriku dan si batu bersahaja

Bersenda bergurau menunggu mentari terjaga

 

Ketika mereka yang tidur, bangkit dari lelap malam

Sekelabat detik berlalu sebelum mata terpejam

Dan diriku kembali diam

Menyimpan segala hasrat dalam kelam

Melantunkan musik sendu menanti datang malam

Saat diriku sendirian diam bersama hati terpendam.

 

Dublin, 07 December 2011

– Edvyn Andy Wongso© –

 

Diam dalam kelam.

With Love,

eldios©

Advertisements